artsdp.com

--- Stylish Life For Stylish People ---

Thursday, November 21, 2019

Serba Serbi Dalam Pemilihan Botol Susu Bayi untuk Orang Tua yang Sedang Bingung


Moms sedang mencari botol susu dan dot untuk bayi Anda? tapi masih bingung botol susu seperti apa dan dot yang bagus?. Beberapa ibu beranggapan kalau semua botol susu dan dot sama saja untuk bayi, tetapi anggapan itu keliru loh moms. Sekarang terdapat beberapa tipe botol susu dan dot untuk disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Tidak hanya itu saja, moms perlu berhati-hati dalam memilih botol susu bayi dan dot. Untuk itu kami berikan tips memilih botol susu bayi dan dot yang aman, apa saja? Simak yu moms !

1. Pilih bahan botol susu yang aman
Kini sudah tersedia berbagai macam botol susu yang terbuat dari berbagai macam bahan yang berbeda. Mulai terbuat dari bahan kaca, silikon, plastik, dan stainless steel. Namun, yang banyak beredar di pasaran yaitu botol susu dengan bahan plastik. Bahan plastic memang mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan dengan bahan lainnya. Beratnya yang ringan membuat botol susu berbahan plastik lebih nyaman dan sesuai digunakan untuk bayi. Selain itu, botol susu dari plastik juga lebih murah dan mudah ditemukan daripada bahan lainnya. dalam pemilihan botol susu bahan plastic usahakan yang mengandung BPA-Free karena kandungan tersebut aman dan bebas dari bahan kimia yang membahayakan si bayi.

2. Pilih bentuk botol susu yang sesuai
Di pasaran, terdapat berbagai bentuk botol susu yang dijual. Ada yang berbentuk tinggi, pendek, serta ada juga yang lurus dan melengkung. Ini tergantung dari kesukaan si bayi. Pilihlah botol susu dengan bentuk yang memudahkan bayi untuk memegangnya. Pilihlah juga ukuran botol susu sesuai dengan kebutuhan menyusu bayi. Biasanya bayi dengan usia yang masih kecil membutuhkan lebih sedikit susu dibandingkan dengan bayi yang sudah lebih besar. 

Sekarang kita berikan tips memilih dot bayi yang benar. Simak ya moms !

1. material bahan dot
Dot bayi biasanya terbuat dari lateks atau silikon. Dot dari bahan lateks biasanya lebih lembut dan fleksibel, tetapi penggunaannya tidak bisa bertahan lama. Dalam beberapa kasus, bayi dapat mempunyai alergi terhadap bahan lateks. Sedangkan, dot dari bahan silikon lebih kuat dan lebih tahan lama.

2. Pilih bentuk dot
Biasanya dot bayi berbentuk seperti lonceng atau kubah. Ada pula dot ortodontik yang dirancang menyesuaikan dengan langit-langit dan gusi bayi. Dot ini memiliki ujung bola yang lebih datar dan bertumpu pada lidah bayi. Dot dengan ujung datar atau lebar lebih mirip seperti puting payudara ibu, sehingga bayi lebih nyaman. moms bisa memilih dot dengan bentuk ini saat masa peralihan dari menyusui ke susu botol.

3. Pilih ukuran dan aliran dot
Selain bentuknya, ada juga hal yang harus diperhatikan saat memilih dot bayi yaitu ukuran dan alirannya. Terdapat dua jenis dot yaitu memiliki aliran lebih lambat dan lebih cepat. Bayi prematur atau bayi baru lahir membutuhkan ukuran dot terkecil dengan aliran yang lebih lambat. Sedangkan, bayi yang sudah lebih besar membutuhkan ukuran dot yang lebih besar dengan aliran yang lebih cepat. Biasanya pada kemasan dot terdapat keterangan ukuran dot bersama dengan usia bayi yang disarankan. Jika ukuran dot dengan usia bayi moms tidak sesuai, hal ini bukanlah suatu masalah. Beberapa bayi mungkin lebih cepat untuk mengisap dotnya dibandingkan yang lain pada usia yang sama. Yang terpenting adalah ketika bayi meminum susu tidak tersedak, tidak memuntahkan susunya, dan nyaman saat menyusui dengan botol.

No comments:

Post a comment

Follow Us